Muhammad Husein Gaza: Palestina Bukan Masalah Perbatasan, Tapi Pintu Masuk Ubah Peradaban

Dok. Manggala
Dok. Manggala

Manggala, Kairo—Aktivis kemanusiaan Palestina, Muhammad Husein Gaza, menekankan bahwa perjuangan membela Palestina bukan sekadar aksi kemanusiaan biasa, melainkan upaya besar dalam mengubah arah peradaban dunia. Hal ini disampaikannya dalam acara konsolidasi “Ramadan dan Al-Qur’an” yang dihadiri oleh 500 mahasiswa Indonesia di Mesir, di Qoah Burj, Kairo, pada Ahad (22/02).

​Acara yang diinisiasi oleh International Networking for Humanitarian (INH) tersebut bertujuan untuk menguatkan solidaritas mahasiswa terhadap kondisi di Gaza. Dalam orasinya, Husein mengingatkan bahwa keterlibatan pemuda Indonesia dalam isu Palestina memiliki akar sejarah yang sangat panjang.

​”Tahun 1931, Syaikh Amin Al-Huseini mengadakan Muktamar Islam di Baitul Maqdis. Beliau dibantu oleh mahasiswa Mesir dan mengangkat Kahar Muzakir—seorang mahasiswa Indonesia yang saat itu baru berusia 24 tahun—sebagai sekretaris utama pergerakan dunia,” ujar Husein di hadapan para mahasiswa.

​Bukan Sekadar Konflik Perbatasan. Husein menegaskan agar mahasiswa mengubah pola pikir terkait Palestina. Menurutnya, konflik yang terjadi di Gaza bukanlah masalah teritorial atau batas negara semata, melainkan konflik eksistensi.

​”Berhentilah sekadar bereaksi, mulailah beraksi. Tugas mahasiswa bukan hanya membaca buku pelajaran, tapi juga membaca peta geopolitik dan arah peradaban. Tanpa akademisi yang mengawal narasi ini, perjuangan tidak akan efektif,” tegasnya.

​Ia berharap mahasiswa Indonesia di Mesir lebih proaktif dalam menyuarakan narasi Baitul Maqdis secara strategis, mengingat posisi mereka sebagai kaum intelektual yang mampu memahami masalah secara lebih mendalam.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan KBRI Kairo, perwakilan organisasi mahasiswa internasional seperti Ittihadul Thalabah Lebanon dan Uzbekistan, serta da’iah Oki Setiana Dewi. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan buka puasa bersama dan pembagian santap malam bagi seluruh peserta.

Reporter: Vyka Igda Maharani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *