Akui Belum Jadi Rumah yang Nyaman bagi Masisir, Presiden PPMI: Kita Itu Besar tapi Tidak Bersatu

Doc. Manggala
Doc. Manggala

Manggala, Kairo – Presiden PPMI Mesir, Glenn Sofyan Assyauri, secara terbuka mengakui bahwa PPMI belum sepenuhnya menjadi rumah yang nyaman bagi Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir). Dalam pelantikan Dewan Pengurus PPMI Mesir periode 2025-2026 yang digelar di Aula Idarah Wafidin pada Sabtu (15/9), ia menekankan pentingnya menyatukan Masisir yang jumlahnya besar namun masih terpecah.

“Kita merasa Masisir itu besar tapi tidak Bersatu. Pertama, dari sudut PPMI yang mungkin saya lihat, PPMI tidak muncul sebagai rumah yang nyaman bagi seluruh elemen, sehingga kita ingin membangun nuansa itu. Yang kedua, secara eksternal kita ingin seluruh elemen yang dikatakan terpisah-pisah itu punya satu gambaran besar yang diperjuangkan bersama-sama.” Ungkap Glenn dalam sambutannya.

Dari sinilah nama Poros Persatuan dipilih untuk kabinet baru PPMI Mesir. Glenn menegaskan bahwa nama tersebut bukan sekadar label kepengurusan, melainkan visi besar yang ingin diwujudkan PPMI Mesir dalam setahun ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan bahwa pelantikan kabinet bukan hanya dilakukan oleh dirinya maupun Wakil Presiden, melainkan oleh seluruh Masisir dan elemen yang ada.

“Antum tidak sedang dilantik oleh saya dan Wakil Presiden, namun kita dilantik oleh Masisir dan disaksikan oleh seluruh elemen yang ada. Maka dari itu mari kita pegang amanat itu sekuat-kuatnya.” Pesannya di depan kabinet baru.

Di akhir sambutannya ia memantik semangat seluruh jajaran kabinetnya dengan jargon “Denyutkan Persatuan”, sebagai penanda bahwa persatuan menjadi kunci kesuksesan kabinet tahun ini.

Reporter: Yusa Setiawan & Galih Azmi M.Y.

Editor: M. Alfin Nurrohim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *