Al-Azhar Keluhkan Kualitas Masisir yang Semakin Menurun

Dok, Manggala
Dok, Manggala

Manggala, Kairo – Pihak Al-Azhar dikabarkan mengeluhkan menurunnya kualitas pelajar Indonesia di Mesir di tengah meningkatnya jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun. Hal itu disampaikan oleh Farid Redinza Ikram dalam Hari Diskusi Edisi ke-82 yang diselenggarakan PWK PII Republik Arab Mesir, Sabtu (4/4), di Kafe Lentera, Darrasa, Kairo.

Menurut Farid, Al-Azhar pada dasarnya menginginkan lebih banyak pelajar Indonesia belajar di Mesir. Namun, keinginan itu dibarengi dengan kekhawatiran terhadap kualitas sebagian mahasiswa yang datang.

“Al-Azhar ingin banyak orang Indonesia belajar di sini (Mesir), namun Al-Azhar tidak mau orang yang bermasalah. Kok bisa? Karena Al-Azhar sendiri yang komplain ke Pak Atdikbud tentang menurunnya kualitas orang Indonesia di Mesir,” ucapnya.

Farid menjelaskan, atas keluhan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo sempat meminta Al-Azhar untuk meninjau ulang terkait kebijakan penerimaan mahasiswa Indonesia yang dinilai terlalu longgar.

“Akhirnya, Pak Atdikbud waktu itu meminta Al-Azhar untuk mengevaluasi (kebijakan) terkait kedatangan (penerimaan pelajar Indonesia) ke Mesir,” jelas sosok Komandan Paga Nagari 2023/2024 tersebut.

Sementara itu, narasumber lain, Lubab Hud, menyebut upaya evaluasi terhadap sistem penerimaan mahasiswa baru Indonesia ke Al-Azhar sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun, menurutnya, banyak pihak justru menginginkan jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir terus bertambah.

Lubab menilai, langkah yang paling memungkinkan saat ini adalah menyampaikan data faktual mengenai kondisi Masisir kepada pihak Al-Azhar melalui jalur resmi KBRI Kairo agar kebijakan penerimaan mahasiswa baru dapat dikaji ulang.

Reporter: Muhammad Naufal Luthfi

Editor: Hizbi Dzilarsy Priatna

Exit mobile version